Kamu
adalah orang yang bertangan dingin dalam menangani orang-orang lain.
Kamu
mau mendengarkan kesusahan-kesusahanku.
Kamu
akan ikut tertawa mendengar lelucon-leluconku. Entah bagaimana aku bisa tahu
bahwa perhatianmu adalah murni dan benar dan
Kamu
akan melihat dengan mata kepala sendiri aku bertumbuh satu/ dua inci.
Kamu
akan melihat wajah-wajahku berseri-seri dengan senyum kegembiraan yang
meluap-luap.
Kamu
tahu bahwa aku sudah menemukan secercah harapan yang bisa menghilangkan rasa
takutku.
Kamu
tahu bahwa aku sudah menaburkan benih-benih iman dan menaburi aku dengan kasih
dan membuat aku merasakan kehadiran Tuhan di atas yang baik.
Kamu
membersihkan semua rumput lalang keragu-raguan dan rasa takut dan kebencian dan
keserakahan dan memberi aku kesempatan untuk menghirup napas.
Kamu
tampak merasakan setiap kebutuhanku.
Kamu
merawat aku dengan puji-pujian atas hal-hal baik yang sudah aku lakukan dan
melatih aku untuk memandang ke atas dan untuk berdiri tegak di tempat yang
baik.
Kamu
agaknya bertangan dingin seperti petani dengan tanahnya tetapi pekerjaannya
adalah menumbuhkan manusia agar menjadi serupa dengan gambaran Allahnya.
Dari
Aku
(Note:
Catatan yang dibuat seorang teman saat aku masih kuliah S1 Keperawatan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar